Dashboard
Pusat monitoring telemetri sensor, status pompa/relay, kamera live, dan pertumbuhan daun Kelompok 5
Pusat Grafik Interaktif Telemetri Sensor, Status Pompa & Pertumbuhan Tanaman
Pembaruan otomatis real-time dari Firebase RTDB Kelompok 5 · Arahkan kursor atau sentuh grafik untuk inspeksi nilai & timestamp
/stream. Kamera mengirim foto langsung ke server melalui Wi-Fi.
Log Telemetri Terbaru Firebase Kelompok 5
Baris telemetri aktual yang diterima langsung dari node /kelompok5
| Waktu | Tanah (%) | Udara (%) | Suhu (°C) | Status Tanah | Pompa & Sumber |
|---|
Kelembapan Tanah (HW-390 Kapasitif)
Target: 65% – 78%Suhu Udara (DHT22)
Optimal: 15°C – 24°CKelembapan Udara (DHT22)
Optimal: 60% – 80%Distribusi Zona Tanah & Korelasi Mikroklimat
Galeri Foto Sesi Ini
Belum ada foto. Klik "Ambil Foto" saat feed video tampil.
Progres Pengambilan Foto 42 Hari (Kelompok 5)
Jadwal dijalankan oleh ESP32-CAM setiap 10 menit (07:00–16:50 WIB); server menerima dan memproses JPEG melalui Wi-Fi.
Grafik Trajektori Pertumbuhan Morfologi Daun
Galeri Capture & Hasil Segmentasi Computer Vision
| Status Zona | Sumber & Validasi |
|---|
Vapor Pressure Deficit (Tetens VPD)
Target: 0.40 – 0.85 kPa
Dihitung dengan rumus empiris Tetens dari telemetri aktual:
e_s(T) = 0.61078 × exp(17.27 × T / (T + 237.3))
VPD = e_s(T) × (1 - RH / 100)
Status VPD: Menunggu Telemetri
Perhitungan VPD hanya ditampilkan jika data suhu dan kelembapan udara aktual telah diterima.
Growing Degree Days (GDD Fisiologis)
Tbase = 4.0°C
Formula laju termal harian selada keriting dari suhu terukur:
GDD_rate = max(0, T_aktual - 4.0°C)
Target siklus selada keriting: ~650–700 °C·hari (42 HST).
Status GDD: Menunggu Telemetri
Akumulasi satuan panas GDD memerlukan telemetri suhu aktual dari sensor fisik DHT22.
Kalkulasi Laju Termal Harian (Berbasis Suhu Terukur)
Bukan Pengganti Pengukuran FisikSistem Pakar Agronomi (Lactuca sativa L.)
Analisis kondisi mikroklimat berbasis aturan empiris fisiologi selada (Tetens VPD, unit termal GDD, dan panduan budidaya)
Keamanan Sistem: Perlindungan Pompa Kering & Timeout
Sistem menerapkan pengamanan berlapis:
- Batas Durasi Maksimal (Timeout): Pompa dibatasi menyala kontinu maksimal 120 detik untuk mencegah over-irrigation bila sensor tercabut.
- Deadband Histeresis (65% – 78%): Mencegah osilasi relay sakelar frekuensi tinggi (chattering) yang merusak kontak mekanis relay.
- Pemisahan Status SCADA: Status permintaan perangkat lunak (
pumpCommand) tidak pernah disamakan dengan sakelar fisik (relayActual) tanpa verifikasi sinyal feedback ESP32.
Daftar Kejadian Telemetri
Sumber Data Firebase
Batas Zona Tanah Selada
Batas default selada keriting: Kering <65%, Basah >78% (Logika histeresis aktif).
Alur Kerja Sistem IoT
Data telemetri sensor ditransmisikan melalui Firebase RTDB secara global, sedangkan feed video kamera ESP32-CAM disajikan melalui jaringan lokal WiFi yang sama.
Langkah Pemasangan & Kalibrasi
- Nyalakan ESP32 Sensor: Bila belum terkoneksi, LCD menampilkan info AP
esp selada keriting. - Hubungkan ke AP: Buka
192.168.4.1via browser, pilih WiFi Anda, dan simpan kredensial. - Cek Transmisi Data: Setelah tersambung, LCD menampilkan alamat IP dan telemetri otomatis terkirim ke Firebase setiap 1 detik.
- Nyalakan ESP32-CAM: Sambungkan ke WiFi
ESP32-CAM-SELADA, atur WiFi yang sama, dan catat alamat IP yang didapatkan. - Buka Tab Kamera: Masukkan alamat IP ESP32-CAM di tab Kamera lalu klik tombol "Hubungkan".
Pemecahan Masalah (Troubleshooting)
Data sensor tidak muncul atau tertunda
Pastikan ESP32 tersambung ke WiFi dan LCD menampilkan IP lokal. Gunakan tombol "Uji Koneksi" pada tab Pengaturan untuk memastikan endpoint Firebase dapat diakses.
Status "Perangkat offline" muncul
Muncul jika tidak ada data baru yang masuk melebihi batas waktu aturan offline (default 15 detik). Periksa catu daya ESP32 dan koneksi WiFi router.
Suhu atau kelembapan udara DHT22 tidak berubah
Program hanya memperbarui nilai bila sensor DHT22 berhasil dibaca. Jika gagal, pembacaan terakhir tetap dikirim. Periksa koneksi pin data GPIO 13.
Pompa terus menyala atau tidak merespons
Irigasi beroperasi berdasarkan batas histeresis (menyala <65%, mati >78%). Pastikan relay aktif LOW terpasang di GPIO 26 dan sensor tanah terkalibrasi.
Video ESP32-CAM tidak tampil di browser
ESP32-CAM hanya mendukung 1 client stream aktif secara bersamaan. Pastikan tab lain tidak sedang membuka feed, dan gunakan mode HTTP bukan HTTPS jika ada pemblokiran mixed-content.